DPRD Kuansing Agendakan Hearing Lahan Sawit Pemda

Logo
Drs. Darmizar, Ketua Komisi II DPRD Kuansing

RIAUHITS.COM, TELUKKUANTAN - Permasalahan hasil sawit di kebun Pemda Kuantan-Singingi (Kuansing), ternyata juga mendapat sorotan serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuansing. Dalam waktu dekat pihak Komisi II DPRD Kuansing akan menggelar hearing dengan semua pihak yang terkait dengan kebun tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Kuansing Darmizar ketika dikonfirmasi Wartawan Selasa (1/11/2022) siang membenarkan adanya agenda hearing terkait permasalahan hasil sawit kebun Pemda tersebut. Kini pihaknya sedang menunggu surat dari ketua DPRD Kuansing.

''Tunggu surat ketua. Ketua akan perintahkan. Yang buat surat undangan juga ketua,'' ujar Darmizar.

Namun Darmizar belum mau berkomentar terkait siapa-siapa saja yang diundang dalam hearing tersebut. Dan apa poin-poin substansi yang akan dibahas dalam hearing tersebut.

''Kita tunggu saja,'' ujar singkat Politisi asal Partai berlambang Kaabah itu.

Sebelumnya, Wakil Ketua II Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuantan-Singingi (Kuansing), Jufrizal mengumpulkan semua pihak yang dianggap punya keterkaitan terhadap sawit Kebun Pemda di Perhentian Sungkai, pada Jumat (28/10/2022) kemarin, di kediaman dinasnya di daerah simpang empat lampu merah Teluk Kuantan.

Hadir dalam pertemuan itu, Camat Pucuk Rantau H Ali Apri, S.Pd, Penjabat (Pj) Kepala Desa Penghentian Sungkai H Adnan SPd, Direktur BUMDes Perhentian Sungkai Jalinus dan pihak KPH Singingi serta tokoh adat dan ketua pemuda Penghentian Sungkai.

Kepada Awak Media, Jufrizal mengaku diperintahkan Plt Bupati Kuansing Suhardiman Amby agar bisa mendengar semua permasalahan terkait kebun Pemda di Perhentian Sungkai itu. Dan bisa menjadi juru runding terkait pengelolaan kebun pemda itu ke depannya.

Sedangkan untuk hasil pertemuan itu, Jufrizal mengaku jika apa yang ia dengar dari Jalinus selaku pengelola kebun Pemda dan juga Direktur BUMDes itu, sudah salah dalam pengelolaannya. Dimana tidak adanya pemasukan untuk kas Desa juga tidak membuat masyarakat sekitar merasakan manfaat dari hasil sawit kebun Pemda tersebut.

Dan oleh karenanya, pihak Desa Perhentian Sungkai dengan para tokohnya dipimpin oleh Camat Pucuk Rantau akan mengadakan rapat pada hari Selasa depan. Rapat itu untuk melakukan perombakan tata kelola hasil sawit kebun Pemda tersebut.

'' Dari hasil pertemuan tadi. Bersama kita dengar, tata kelola hasil sawit dari kebun Pemda itu sudah salah kelola. Nanti Selasa depan dengan di pimpin Camat Pucuk Rantau pihak Desa dan tokohnya akan rapat soal pengelolaan sawit kebun Pemda ini kedepannya,'' ujar Jufrizal yang diamini oleh Camat Ali Apri dan Pj Kades Adnan.

Tidak hanya itu, Jufrizal juga yakin, jika Pemkab Kuansing dalam hal ini Plt Bupati akan mengeluarkan kebun Pemkab Kuansing dari kawasan hutan lindung Bukit Batabuh yang bermaksud “enclave''. Karena sudah diurus ke pihak kementerian terkait dan informasinya tinggal beberapa langkah lagi akan berhasil.

''Lagian upaya pak Plt Bupati dalam mengurus kebun Pemda Kuansing untuk keluar dari kawasan hutan lindung (Enclave) tampaknya akan membuahkan hasil,''pungkas Jufrizal lagi.(mk)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-dprd-kuansing-agendakan-hearing-lahan-sawit-pemda.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)