Demi Sungai Kuantan Jernih saat Pacu Jalur, Polres dan Polda Sisir PETI di Sungai

Logo

TELUKKUANTAN, RIAUHITS.COM - Sebelum helat Pacu Jalur Tradisional di Tepian Narosa Teluk Kuantan 19-23 Agustus 2026 di gelar, Polres Kuansing dan Polda Riau menyisir semua aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di sepanjang sungai Kuantan.

Hal itu disampaikan Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH kepada wartawan Selasa (4/8/2026). Menurut Kapolres, penyisiran tim akan dilakukan dari Kecamatan Hulu Kuantan Hingga kecamatan paling hilir yaitu Kecamatan Cerenti.

"Sebelum Pacu Jalur, kami bersama Polda Riau sudah memulai menertibkan aktivitas PETI. Bila masih ada yang beraktivitas, akan di tindak tegas di lapangan. Ini sudah kami lakukan di Kecamatan Hulu Kuantan," kata Kapolres Kuansing.

Menurut Kapolres Hidayat Perdana, personel Polda Riau yang turun melakukan operasi PETI sudah sampai di Kuansing sudah mulai melakukan penyisiran dari hulu.  Polres Kuansing dan Polda Riau akan menyiapkan skema penertiban di lapangan. 

Bahkan Plt Bupati Kuansing H Muklisin sudah menyurati Kapolres-Kapolres di Sumatera Barat yang berbatasan dengan Kuansing untuk melakukan operasi penertiban PETI bersama, sehingga air sungai Kuantan menjelang pacu jalur kondisi airnya akan membaik dan jernih.

"Kuncinya bagian hulu. Sebab, kalau hulu Sungai Kuantan di daerah Sumatera Barat tidak dibersihkan dari aktivitas PETI, maka operasi penertiban PETI di Sungai Kuantan tidak akan optimal," ujar Kapolres.

Operasi penertiban ini bertujuan untuk memulihkan kondisi air sungai Kuantan dari kerusakan aktivitas PETI. Sehingga pada saat pacu jalur kondisinya lebih baik. 


Plt Bupati Kuansing H Muklisin sudah meminta pada stafnya untuk menyurati Pemkab dan Polres Sijunjung agar membantu ikut menertibkan PETI yang mengarah ke Sungai Kuantan.

"Kemarin kita sudah minta agar Pemkab dan Polres Sijunjung di surati untuk bersama-sama menertibkan PETI," ujar Plt Bupati.

Informasi yang dirangkum media menyebutkan bahwa aktivitas PETI di Sumatera Barat masih berlangsung saat ini. Menurut sumber di lapangan, aktivitas PETI di Sumbar mulai berhenti tanggal 10 Agustus 2026. 

"Iya bang. Ini sudah kesepakatan masyarakat dengan pihak keamanan disini," kata sumber tersebut. (yas)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-demi-sungai-kuantan-jernih-saat-pacu-jalur-polres-dan-polda-sisir-peti-di-sungai.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)