Bupati/Wali Kota Diminta Kendalikan Titik Api di Wilayah Mereka, Riau Masih Kemarau hingga Oktober

Logo
Gubernur Riau, Syamsuar.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Tugas berat untuk mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Riau hingga Oktober mendatang dipikul oleh Provinsi Riau. Hal itu karena BMKG memprediksi wilayah Riau sampai awal Oktober masih kemarau. Oleh sebab itu, Komandan Satgas Karhutla yang juga Gubernur Riau, Syamsuar, meminta bantuan kepada bupati dan walikota se-Riau untuk berperan aktif melakukan koordinasi dalam mengatasi kebakaran di wilayah masing-masing.

"Harapan kami, mohon bantuan dan dukungan bupati/wali kota agar titik api ini dapat dikendalikan karena prediksi BMKG itu sampai bulan Oktober masih musim kemarau. Jadi, selama September ini ada tugas berat kami agar api tidak berkembang," ucapnya.

Persoalan Karhutla itu, imbuhnya, sudah menjadi perhatian dan pantauan pemerintah pusat. Terlebih lagi jika sampai pergerakan angin arah ke Malaysia dan Singapura, persoalan kabut asap bisa sampai ke Presiden.

"Pak Presiden sudah pandai bilang jerebu, padahal jerebu itu asap. Jadi, beliau sudah tahu apa yang menjadi pembahasan Malaysia soal jerebu," sebutnya.

Ditambah lagi, berdasarkan informasi Konsultan Malaysia di Riau, sambungnya, kerajaan Malaysia dan wakil menteri luar negeri Malaysia, serta wakil menteri luar negeri Singapura, akan berkunjung ke Riau.

"Makanya kami harus jadi tuan rumah yang baik, bagaimana kami bisa menjaga agar kebakaran hutan di Riau tak meluas. Kami juga belum tahu apa yang akan menjadi harapan teman-teman kami dari Malaysia dan Singapura saat berada di Riau nanti," tuntasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-bupatiwali-kota-diminta-kendalikan-titik-api-di-wilayah-mereka-riau-masih-kemarau-hingga-oktober.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)