APBD Bengkalis Senilai Rp800 Juta Habis untuk Kemasan Pasar Murah, Ini Alasan Disdagperin

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) BENGKALIS - APBD Bengkalis mencapai Rp800 juta dihabiskan untuk kemasan atau tas untuk sembako pasar murah Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin). Meski menghabiskan keuangan daerah hingga hampir Rp1 miliar, kegiatan pengadaan 34.370 kemasan itu dinilai sia-sia.

Hal itu karena kemasan selesai dikerjakan, sementara pengadaan sembako pasar murah reguler yang rencananya disalurkan pada saat Ramadan lalu gagal dilaksanakan. Adapun pasar murah reguler urung dilaksanakan sebab pihak rekanan pemenang tender pelaksanaan pasar murah tidak dapat memenuhi kontraknya. 

"Kemasan ini kami cetak oleh Disdagperin Bengkalis sebelum pengumuman lelang pasar murah dilaksanakan. Setelah diumumkan pemenang, kemasan ini sudah selesai dikerjakan," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perdagangan Disdagperin Bengkalis, Muhammad Jefri, Senin (8/6/2020).

Satu tas kemasan pasar murah yang dibuatnya, terangnya, bernilai Rp 25 ribu dan sudah didistribusikan di masing-masing kecamatan sebelum pelaksanaan pasar murah. Nantinya, tas ini akan diisi dengan bahan pokok penting yang dijual di pasar murah. Hal itu merupakan inovasi dirinya sebab pada pasar murah tahun sebelumnya memang tidak menggunakan kemasan atau tas seperti ini.

"Namun, karena paket pasar murah reguler ini gagal dilaksanakan, kami akan diskusikan nanti, apakah akan kami tarik dari kecamatan kemasan yang sudah diedarkan di kecamatan dan digunakan untuk pasar murah tahun depan karena di kemasan yang kami cetak, tidak ada tahun pelaksanaan pasar murahnya sehingga masih memungkinkan digunakan," tutupnya.

Sebelumnya, Disdagperin Bengkalis memastikan pelaksanaan pasar murah reguler yang sedianya dilaksanakan pertengahan April ini gagal dilaksanakan sebab pemenang tender kegiatan ini tidak dapat memenuhi kontraknya untuk melaksanakan pasar murah. Dengan dibatalkannya pasar murah reguler yang setiap tahun biasanya dilaksanakan di bulan Ramadan menjadi agenda rutin Disdagperin ini, perusahaan pemenang lelang pelaksanaan pasar murah ini akan di-blacklist oleh Disdagperin Bengkalis sehingga untuk pelaksanaan kedepannya mereka tidak bisa mengikuti tender pasar murah ini lagi.

Seharusnya, sesuai kontrak, pemenang pengadaan pasar murah reguler ini menyediakan bahan pokok penting yang tertera di kontrak yang ditawarkan, di antaranya terkait gula yang akan dibagikan pada pasar murah reguler ini. Adapun dalam kontrak pelaksanaan pasar murah ini, gula yang akan disalurkan kepada penerima gula merupakan gula dengan merek tertentu.

Akan tetapi, kondisi saat ini gula dengan merek tersebut sangat sulit didapatkan oleh pihak pemenang tender tersebut. Pasar murah reguler ini direncanakan untuk warga kurang mampu di seluruh kecamatan yang ada di Bengkalis, dengan jumlah paket yang disediakan sebanyak 34.370 paket yang akan tersebar di sebelas kecamatan. Paket pasar murah ini berisi bahan pokok berupa beras sebanyak 10 kilogram, minyak goreng sebanyak 2 liter, dan gula pasir sebanyak 2 kilogram. Namun, dengan gagalnya pemenang kegiatan ini memenuhi kontrak, kegiatan ini dibatalkan.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-apbd-bengkalis-senilai-rp800-juta-habis-untuk-kemasan-pasar-murah-ini-alasan-disdagperin--.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)