491 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru hingga Pertengahan Desember 2020

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Sebanyak 491 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di Kota Pekanbaru. Adapun jumlah ini terhitung sejak Januari hingga 14 Desember lalu. Diketahui, jumlah pasien meninggal sebanyak tiga pasien. Satu pasien meninggal dari Kecamatan Senapelan, sedangkan dua lainnya dari Tenayan Raya.

"Selebihnya sudah ditangani dan sudah sembuh. Pasien meninggal satu orang di awal tahun lalu," ucap Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih, Kamis (17/12/2020).

Di sisi lain, ia pun mengimbau agar warga selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dikatakannya, intinya adalah memberantas DBD dengan cara menjaga kebersihan lingkungan. Terlebih musim hujan akan mempercepat perkembangan nyamuk pembawa DBD.

"Kami imbau masyarakat jaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari DBD," sebutnya.

Karena itu, sambungnya, partisipasi masyarakat menjaga lingkungan sangat diperlukan. Di samping itu, apabila terasa demam atau merasa gejala DBD, dirinya meminta warga untuk datang ke puskesmas atau klinik.

"Jadi, jangan terlambat diperiksa," tuturnya.

Inilah jumlah kasus DBD di Pekanbaru:

Sukajadi 18 kasus
Senapelan 20 kasus
Pekanbaru Kota 7 kasus
Rumbai Pesisir 26 kasus
Rumbai 30 kasus
Limapuluh 37 kasus
Sail 7 kasus
Bukit Raya 54 kasus
Marpoyan Damai 70 kasus
Tenayan Raya 86 kasus
Tampan 79 kasus
Payung Sekaki 57 kasus
Total: 491 kasus

(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-491-kasus-dbd-terjadi-di-pekanbaru-hingga-pertengahan-desember-2020-.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)