Hari ini Launching Kampung Tangguh Nusantara Polsek Bangko Polres Rohil
- Kamis, 09 Juli 2020
- 1041 likes
(RIAUHITS.COM) BENGKALIS - Rapid test menjelang pemuktahiran data dan pencocokan melalui door to door atau dari rumah ke rumah dilakukan oleh sebanyak 1.285 orang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Kabupaten Bengkalis. Adapun dari jumlah itu, beberapa di antaranya dilanjutkan dengan pengambilan sampel untuk uji swab sebab hasil rapid testnya reaktif. Tindakan rapid test ini digelar pada Kamis (9/7/2020) di halaman Kantor KPU Jalan Pertanian Bengkalis.
Di samping Ketua KPU Fadhillah Al Mausuly dan anggota KPU lainnya, rapid test itu pun disaksikan langsung oleh Plh Bupati Bengkalis H Bustami HY, Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Lizardo Gumay, Kajari Bengkalis Nanik Kushartanti, Kadis Kesehatan Bengkalis dr Ersan Saputra.
Pengambilan sampel untuk uji swab ini berbeda proses pengambilan sampelnya dengan sistem rapid test. Pasalnya, pada rapid test, sampel yang diambil adalah darah, sementara untuk uji swab sampel yang diambil berasal dari lendir dari rongga hidung. Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis, Fadhillah Al Mausuly, pihaknya akan menunggu hasil swab terhadap beberapa Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang reaktif.
Di sisi lain, ia pun memastikan bahwa hasil rapid test ini tidak akan menggangu jalannya tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada).
“Iya, memang ada yang di-swab tadi, tapi jumlahnya tidak banyak, hanya beberapa orang. Kami pastikan hal ini tidak mengganggu jalannya tahapan pelaksanaan Pilkada,” ucapnya.
Pihaknya, sambungnya, akan berkoordinasi dengan KPU provinsi, apalah langkah yang akan dilakukan jika ternyata hasil swab petugas ini positif.
“Yang pasti, karena waktunya sudah mepet, tentu akan dicari pengganti. Mekanismenya ini nanti akan kami konsultasikan ke KPU Provinsi,” tuturnya.
Meski begitu, ia menyatakan pihaknya tidak ingin berandai-andai, terlebih hasil rapid test reaktif ini hanyalah screening awal sebab orang yang terkena flu pun bisa reaktif.
“Jadi, kami tunggu saja hasil swab. Mudah-mudahan hasilnya sudah keluar menjelang tanggal 15 Juli nanti,” jelasnya.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis, Ersan Saputra, memang dilakukan pengambilan sampel untuk uji swab ini.
“Intinya adalah rapid test. Cuma kebetulan ada yang reaktif maka dilanjutkan dengan swab,” tuturnya.(rzt)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-1285-petugas-ppdp-bengkalis-dirapid-test--beberapa-orang-dites-swab.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply