Wabup Bengkalis Apresiasi Program KKN Unri. Bagus : Bermanfaat Pada Pemerintah dan Masyarakat

Logo
Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, bersama Polsek, Danramil, dan anggota DPRD Bengkalis, berharap membawa pengaruh besar bagi kemajuan daerah. Saat kegiatan ini juga diberikan bantuan sembako dan beragam hadiah untuk event ini

RIAUHITS.COM, BENGKALIS - Berakhirnya masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan pelaksanaan program kerja mahasiswa beberapa perguruan tinggi di Bengkalis, mendapatkan apresiasi dari Wakil Bupati Bagus Santoso.

Mantan wartawan ini, mengajak mahasiswa untuk setiap tahun bisa KKN di Bengkalis dan pemerintah daerah siap untuk menerimanya. ‘’Terima kasih atas kunjungan mahasiswa KKN Unri di tempat kami.

Kami bangga atas kerjasama selama ini. Semoga membawa kerberkahan dan manfaat untuk bersama-sama membangun Bnegkalis,’’ sebutnya. Kehadiaran mahasiswa Universitas Riau (Unri) yang melaksanakan KKN di Bengkalis disambut Wabup pada 24 Juli 2022 lalu di rumah dinasnya.

Bagus Santoso mengatakan, masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis berjalan belum lama betul. Hal itu perlu dukungan masyarakat, apalagi  dalam mewujudkan Bengkalis Bermasa (Bermarwah, Maju, Sejahtera). Tantangan yang dihadapi harus dijalani dan bersama-sama.

"Alhamdulillah, sudah 1,5 tahun bersama Bupati, kami membangun Bengkalis dengan ikhlas menuju rakyat makmur terjamin. Tidak bisa tanpa kebersamaan antara pemimpin dengan masyarakat,’’ katanya lagi. 

Secara sfesifik dia menguraikan manfaat kegiatan KKN Unri yang dilakukan mahasiswa di daerahnya.

"Program KKN mahasiswa ini ada tiga manfaat bagi pemerintah, masyarakat dan mahasiswa sendiri. Bagi pemerintah, misalnya mahasiswa KKN adalah SDM untuk menggali potensi masyarakat dari berbagai permasalahan yang dihadapi. Walaupun tak permanen tapi dapat mempercepat pembangunan,’’ sebutnya.

Selain itu bagi masyarakat, program KKN ini bisa pula memberikan bantuan pemikiran, tenaga, dan Ipteks dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan. Mendapat cara-cara terkini  yang dibutuhkan untuk merencanakan, merumuskan dan melaksanakan pembangunan.

Tidak hanya itu, bagi mahasiswa itu sendiri bisa pula memperdalam teori pengertian cara berpikir dan bekerja secara kolaborasi dengan pendekatan multidisiplin. Dan yang pasti memperdalam pengetahuan dan ketrampilan dalam menerapkan ipteks bagi pelaksanaan pembangunan. Program-program KKN awal mula bagi mahasiswa menemukan wahana untuk praktek langsung berinteraksi dengan masyarakat secara totalitas. 

Salah satu manfaat yang diapresiasi oleh Wabup ini adalah event Mancing Mania warga yang digelar di Desa Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis Ahad 17 Juli lalu. Kegiatan ini sempena HUT Bhayangkara ke-76. Event ini dilaksanakan dengan menyertakan seluruh mahasiswa yang KKN di desa tersebut, termasuk KKN dari Unri.

Program Mancing Mania dengan ribuan peserta berhasil digelar di Desa Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis Ahad 17 Juli lalu. Kegiatan ini meriahkan HUT Bhayangkara ke-76. Mahasiswa KKN Unri juga menjadi bagian kepanitian dan kegiatan ini

Menariknya lagi, kegiatan ini dikuti oleh ribuan warga desa dan Wabup Bagus Santoso yang hadir diajak menyusuri parit besar yang membelah desa sebagai lokasi mancing. Peserta menggunakan bambu panjang untuk mendapatkan ikan.

Program Mancing Mania dengan ribuan peserta berhasil digelar di Desa Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis Ahad 17 Juli lalu. Kegiatan ini meriahkan HUT Bhayangkara ke-76. Mahasiswa KKN Unri juga menjadi bagian kepanitian dan kegiatan ini

Dikatakan Bagus Santoso, event yang meriah ini merupakan sebuah konsep kolaborasi memajukan desa antara pemerintah, anggota DPRD serta Polsek Siak Kecil.

"Antusias dan kekompakan warga Desa Lubuk Muda pada kegiatan ini membawa pengaruh besar bagi kemajuan daerah. Terlebih lagi di Kabupaten Bengkalis ada 21 desa wisata, namun belum termasuk Desa Lubuk Muda. Makanya saya setuju lokasi parit tempat mancing ini akan dijadikan ekowisata dan iconik bagi masyarakat umum,’’ ujar mantan anggota DPRD Provinsi Riau ini.

Dirinya juga menilai, Lubuk Muda merupakan salah satu desa dengan Indeks Desa Membangun (IDM) di urutan 33 dari daftar 46 besar desa se Kabupaten Bengkalis.

"IDM tinggi di Kecamatan Siak Kecil. Baru dua desa yaitu Lubuk Muda dan Sadar Jaya. Maknanya desa yang sudah memiliki ketahanan ekonomi, sosial dan lingkungan,” jelasnya.

Adapun Mahasiswa KKN Unri yang masuk dalam program kegiatan ini antara lain Syarifah, Hanifah, Sharifah, Andreas, Fitri Amanda, Fika Azzahra, Muthia Nur Annisa, Dhia Tuah, dan Muhammad Analdo. Kelompok ini diarahkan langsung oleh dosen pembimbing lapangan Heri Masjudi dari Fakultas Perikanan Unri.*



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)