Terealisasi 10 Persen, Pemberian Vaksin MR di Pekanbaru Tak Capai Target

Logo
Ilustrasi vaksin.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Target program pemberian vaksin Measles Rubella (MR) kepada anak-anak di Pekanbaru tidak bisa berjalan sesuai rencana karena adanya pro dan kontra. Hal itu terbukti dengan realiasi pemberian vaksin MR baru sekitar 10 persen dari target yang ditetapkan sejauh ini.

"Masih jauh dari target, realisasinya baru sekitar 10 persen, dari 281 ribu anak yang menjadi target kami ternyata sampai saat ini baru sekitar 28 ribu anak yang bersedia dan sudak dilakukan vaksin," ujar Zaini Rizaldi selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Selasa (14/8/2018).

Diketahui, realiasi pemberian vaksin itu rendah tidak terlepas akibat adanya pro dan kontra vaksin MR yang belum mendapatkan sertifikasi halal dari MUI. Pasalnya, pihaknya tidak bisa memaksa anak yang orang tuanya tidak bersedia diberikan vaksin MR.

"Tidak ada paksaan, karena memang kenyataanya sampai saat ini sertifikasi halal dari MUI belum ada. Jadi, kami hanya melakukan vaksinasi kepada anak yang sudah mendapatkan persetujuan dari orangnya," tuturnya.

Di sisi lain, kendati mendapatkan penolakan dari masyarakat, namun pihaknya akan tetap melanjutkan vaksinasi ini. Itu karena hingga saat ini belum ada instruksi dari pemerintah pusat untuk mengentikanya. Akan tetapi, pihaknya sejauh ini hanya fokus memberikan vaksinasi kepada anak yang sudah mendapatkan izin dari orangtuanya saja.

"Kami sifatnya masih menunggu informasi selanjutnya dari pusat. Karena seminggu yang lalu kami baru dapar surat dari kementrian kesehatan bahwa kegiatan ini tetap harus berjalan," katanya. (rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)