Pemilik Sudah Teken Surat Pernyataan, Dua Gelper di Pangkalan Kerinci Kembali Dibuka

Logo
Penyegelan gelper oleh Satpol PP Pelalawan beberapa waktu lalu.

(RIAUHITS.COM) PELALAWAN - Pasca-penyegelen pada awal pekan kemarin, dua pemilik usaha gelanggang permainan (gelper) yang beroperasi di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan sudah dipanggil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pelalawan. Para pemilik ini dipanggil terkait penyalahan izin yang mereka kantongi.

Keduanya, yaitu Puad Santoso selaku pemilik Gelper Aneka Zone dan Ronald Felanie pemilik Gelper E-zone. Mereka menandatangani surat pernyataan bermaterai enam ribu, yang isinya adalah pengakuan bersalah keduanya melanggar Peraturan Daerah (Perda) Pasal Nomor 07 Tahun 2011 tentang Ketertiban Umum dan Perda Nomor 07 tentang Penyelenggaraan Perizinan.

Dalam surat pernyataan itu diketahui ada empat poin penting. Pertama, mereka mengakui kesalahan telah melanggar Perda kabupaten Pelalawan. Kedua, mereka mengakui telah melakukan usaha tempat permainan anak yang disalahgunakan untuk permainan terindentikasi ada unsur perjudian yang bertentangan dengan Perda. Ketiga, mereka bersedia untuk dicabut izin usaha dan tempat apabila mengulangi kembali perbuatan semula.

Keempat, apabila kedapatan melakukan kegiatan terkait dengan perjudian dan hal-hal tersebut terbukti maka mereka bersedia dituntut dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Pemanggilan terhada kedua pemilik gelper itu juga dibenarkan oleh Kasat Pol PP Kabupaten Pelalawan, H Abu Bakar FE. Setelah membuat surat pernyataan, Satpol PP sudah membuka kembali penyegelan.

Adapun untuk pembukaan penyegelan Aneka Zone dilakukan pada hari Kamis, 20 Pebruari 2020 dan E-zone dilakukan pada Jumat 21, Februari 2020. Setelah segel dibuka, ucap Kasatpol PP, pihaknya mempersilahkan kedua pemilik usaha beroperasi. Namun ada rambu-rambu yang mesti ditaati, di antaranya mereka bersedia dan menyanggupi bahwa gelper itu tidak ada unsur perjudian, sebagaimana izin yang sudah mereka kantongi.

"Ke depan, jika ada laporan masyarakat maupun media massa terindikasi gelper ini ada unsur judinya, kami tindak tegas hingga mencabut izin secara permanen," tuturnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)